BERITA Balitek DAS

Cermati Barang Persedian, Minimkan Kesalahan Laporan BMN

(Surakarta, Mei 2019)_Dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), barang persediaan masih menjadi primadona. Masih banyak temuan atau kesalahan dalam pengelolaan barang persediaan. Hal ini dikemukakan oleh Koni Setiawan, Narasumber dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta pada acara Pelatihan Tata Kelola Pengelolaan BMN di Kantor Balitek DAS Solo, Kamis (02/05).

lebih lanjut, Koni menjelaskan beberapa temuan dalam pengelolaan barang persediaan antara lain; pencatata yang tidak rapi, tidak dilakukan stock opname terhadap persediaan, saldo persediaan negatif, penatausahaan barang yang sudah diserahkan kepada masyarakat tetapi proses pemindahtanganan belum selesai total, dan beban persediaan yang tidak diyakini kewajarannya.

"Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah. Selain itu, barang-barang yang dari awal tujuannya untuk dijual, ..... Selengkapnya



Menuju Akreditasi KNAPPP, Balitek DAS Laksanakan Asesmen Akreditasi Awal

(Surakarta, Mei 2019)Balitek DAS (Solo, Mei 2019)_Akreditasi dari Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) merupakan jaminan mutu bagi Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitbang). Banyak Lemlitbang yang berusaha untuk mengajukan, walaupun syaratnya sangat susah. Tidak terkecuali Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Balitek DAS) Solo. Bahkan Balitek DAS Solo telah melakukan Asesmen akreditasi Awal KNAPPP di Kantor Balitek DAS Solo, pada tanggal 29-30 April 2019.

Dalam proses tersebut, Tim Asesor Asesmen Akreditasi Awal KNAPPP adalah Ketua Tim Budi Priyono, dua anggota Asesor, yaitu Hasnel Sofyan dan Intan Berlian, serta Pendamping KNAPPP Yuni Syam. Sedangkan dokumen yang dinilai secara garis besar ada 8 (delapan), yaitu 1) Organisasi, 2) Kepemimpinan, 3) Strategi Organisasi, 4) Pengukuran Kinerja berupa monitor dan evaluasi, 5) Proses dan Manajemen berupa asesmen internal, 6) Manajemen Kekayaan Intelektual dan Hasil, 7) Manajemen Pelanggan dan Pemangku Kepentingan, dan .... Selengkapnya



Dengan Citra Satelit, Peneliti Balitek DAS Prediksi Erosi di Banjarnegara

(Surakarta, Mei 2019)_Seluruh wilayah Sub DAS Tulis, Daerah Tangkapan Waduk Mrica yang ada di Kabupaten Banjarnegara mempunyai potensi terjadinya erosi yang menyebar, dari erosi ringan atau erosi permukaan sampai berat atau longsor. Bahkan 96% wilayahnya berpotensi erosi sedang dan berat.

"Kondisi topografi yang bergelombang sampai berbukit di Sub DAS Tulis maka banyak terjadi erosi dari ringan sampai erosi berat yang menyebar,"kata Beny Harjadi, Peneliti Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Balitek DAS), seperti dikutip dari artikelnya di EnviroScienteae Vol 15 No 1 April 2019.

Untuk memprediksi penyebaran erosi tersebut, Beny memanfaatkan teknologi penginderaan jauh atau citra satelit TM8 tahun 2016 dan citra radar SRTM (Shuttle Radar Topography Mission) dengan menggunakan... Selengkapnya



Adanya Novelty, KTI Pasti Diterima

(Surakarta, April 2019)_"Kunci Karya Tulis Ilmiah (KTI) mudah diterima adalah novelty/ kebaruan. Novelty jelas maka akan langsung diambil oleh Editor. Kalau jelek (belum memenuhi target aturan penulisan-red) pasti akan diminta revisi,"kata Prof. Dr. Istadi., S.T., M.T., Dosen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (UNDIP), saat menjadi narasumber pada Kegiatan Pelatihan Penulisan KTI Internasional dan Plagiarisme di Kantor Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS (Balitek DAS), Kamis (24/04).

Istadi menyatakan bahwa novelty mernjadi salah satu ukuran untuk menilai kualitas KTI. Novelty ini bisa mengandung maksud bidang yang dikaji adalah bener-bener baru atau belum dilakukan oleh peneliti lainnya dan lebih bagus lagi kalau hal tersebut relevan dan bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat. Pada Umumnya novelty bisa terlihat dalam bab pendahuluan, biasanya terdapat sebelum penulis menjelaskan tujuan.

"Untuk mengetahui novelty, Editor umumnya langsung membaca pada gap analysis atau pernyataan kesenjangan. Ini harus orisinalitas, scientific merit. Jadi gap analysis harus jelas. Kalau ada gap analysis maka akan dapat nilai 6, apabila tidak ada .... Selengkapnya








Penelitian Terbaru (2019)

[Arsip]
Arsip Penelitian »

10 Publikasi Terbaru

[Arsip] Arsip Publikasi »

PUBLIKASI

FILM

Berita Terkini