BERITA Balitek DAS

Sawit vs Hutan, Riset Diharapkan Bisa Memberi Solusi

Balitek DAS (Solo, 21/04/2017)_Riset seyogyanya bisa memberikan solusi atas tantangan kehutanan, terutama masalah yang sekarang lagi panas-panasnya yaitu tentang sawit. Hal ini diungkapkan Inspektorat Wilayah IV, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ir. Wisnu Prastowo, M.F. saat memberikan sosialisasi penilaian reformasi birokrasi di Kantor Balai Litbang Teknologi Pengelolaan (Balitek) DAS di Solo, Jumat (21/04).

"Peneliti untuk menjawab tantangan yang ada selama ini. Peran kita mau tidak mau untuk bisa menjawab dengan riset," kata Wisnu.

Wisnu menyadari bahwa salah satu tantangan terbesar di KLHK saat ini adalah masalah pembukaan lahan terkait perkebunan. Bahkan sawit sekarang telah menjadi masalah yang sangat sensitif dan harus diselesaikan secara bijaksana.

Kita jangan diam saja. Jangan sampai menimbulkan ide bahwa biarlah ...... Selengkapnya



Penting, PUI Dapat Meningkatkan Jaringan Kerjasama

Balitek DAS (Solo, 21/04/2017)_Lembaga yang mendapatkan penghargaan Pusat Unggulan Iptek (PUI) pasti bisa mendapatkan jaringan kerjasama yang lebih banyak lagi. Hal ini diungkapkan oleh Yudho Baskoro, S.Sos, M.Si., MPP., Kasubdit Lemlitbang Pemerintah Pusat, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada saat sosialisasi di Kantor BAlai Litbang Teknologi Pengelolaan (Balitek) DAS Solo, Kamis (20/04).

"PUI ini sangat penting. Banyak manfaat yang bisa diperoleh. Salah satunya adalah membangun jejaring," kata yudho.

Yudho menyatakan lembaga yang mendapat penghargaan PUI berarti lembaga tersebut telah diakui menjadi pusat unggulan di Indonesia. Hal ini akan menarik lembaga lainnya baik dari dalam maupun luar negeri untuk menjalin kerjasama.

Selain itu, lembaga tersebut akan mendapat ...... Selengkapnya



Populerkan Riset Lewat Tulisan Balitek DAS Adakan Workshop Penulisan Berita

Balitek DAS (Solo, 21/04/2017)_Balai Litbang Teknologi Pengelolaan (Balitek) DAS bertekad untuk mempopulerkan hasil riset melalui tulisan. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mendiseminasikan hasil riset. Untuk mencapai tujuan tersebut, Balitek DAS telah melakukan Workshop Penulisan Berita di Kantor Balitek DAS Solo, Kamis-Jumat (19-20/04).

"Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peneliti, teknisi maupun staf Balitek DAS Solo dalam menulis berita," kata Nur Sumedi, Kepala Balitek DAS saat membuka acara.

"Keterampilan menulis berita ini sangat diperlukan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian maupun aktivitas pembangunan sektor kehutanan kepada masyarakat umum," tambahnya

Menurutnya, banyak masyarakat yang kurang bisa memahami ...... Selengkapnya



Peta Daerah Rawan Longsor, Deteksi Dini Bencana Longsor

Balitek DAS (Solo, 12/04/2017)_Longsor merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang menimbulkan banyak kerugian. Untuk meminimalisir dampak tersebut, maka perlu dilakukan pemetaan daerah rawan longsor. Hal ini merupakan salah satu upaya deteksi dini bencana longsor yang sering terjadi di Indonesia

Hal ini diungkapkan oleh Pranatasari Dyah Susanti, S.P, M.S., dan Arina Miardini, S.Hut., M. Sc., Peneliti Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Balitek DAS) Solo dalam artikelnya yang berjudul "Analisis Tingkat Kerawanan dan Teknik Mitigasi Longsor di Sub DAS Merawu" pada Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS 2016.

"Sub DAS Merawu merupakan bagian dari DAS Serayu yang terletak di Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah," kata Santi, panggilan akrab Pranatasari Dyah Susanti, S.P, M.S.

Bahkan bencana longsor yang sering terjadi di Kabupaten Banjarnegara ini menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Berdasarkan data dari bbc.com, bencana longsor di Kab. Banjarnegara pada 24-25 Maret 2016 telah menyebabkan 9 (Sembilan) rumah rusak dan 281 warga mengungsi.

Untuk mengetahui kerawanan longsor di Sub DAS Merawu, Arina mencoba untuk membuat peta rawan longsor dengan menggunakan overlay 4 parameter, yaitu: lereng, hujan, penggunaan lahan dan kondisi geologi.

"Parameter tersebut dilakukan skoring dan ...... Selengkapnya



Jurnal Ilmiah, Icon Instansi

Balitek DAS (Solo, 07/04/2017) Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh suatu instansi memegang peranan penting, dan bahkan bisa menjadi icon instansi tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Nur Sumedi, Kepala Balai Litbang Teknologi Pengelolaan (Balitek) DAS Solo saat memberikan arahan pada Rapat Persiapan Penerbitan Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (JPPDAS), di Ruang Rapat Balitek DAS Solo, Rabu (05/04).

"Jurnal sangat penting di mata saya, seharusnya di mata peneliti juga. Saya harapkan kita bisa launching jurnal kita pada tanggal 28 April 2017," kata Sumedi.

Sumedi juga berharap JPPDAS nanti bisa menjadi rujukan bagi semua, baik nasional mapun internasional. Sumedi menyadari bahwa untuk mencapai asa tersebut tidaklah mudah. Perlu komitmen yang kuat, terutama internal redaksi dan pengelola jurnal serta mekanisme yang tepat.

"Ini merupakan pra pioneer (awal). Jadi kita berjuang bersama. Ada hambatan. Kita harus ...... Selengkapnya



Teknologi Agrosilvofishery Teknologi Tepat Pengelolaan Lahan Gambut Dangkal

Balitek DAS (Solo, 04/04/2017) Teknologi tepat untuk pengelolaan lahan gambut dangkal yang berbasis masyarakat serta ramah lingkungan adalah teknologi agrosilvofishery. Teknologi ini menjadi pilihan untuk perbaikan pola pemanfaatan lahan gambut yang telah dipraktekkan oleh masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Agung Wahyu Nugroho, Peneliti Balai Litbang Teknologi Pengelolaan (Balitek) DAS Solo, dalam artikelnya berjudul "Pengelolaan Lahan Gambut Dangkal dengan Teknik Agrosilvofishery" dalam Majalah Cerdas Volume 2 Nomer 1 Tahun 2016.

"Teknologi agrosilvofishery memberi pilihan pengelolaan lahan gambut berbasis masyarakat yang lebih terpadu dan lebih ramah lingkungan," kata Agung.

Agung menyatakan tidak bisa dipungkiri bahwa dengan pertambahan jumlah penduduk dan kebutuhan hidup maka kebutuhan akan lahan, terutama untuk ...... Selengkapnya











PUBLIKASI

FILM

Berita Terkini