Alih Teknologi Pengendalian Erosi Jurang

A. Latar Belakang

Erosi tanah oleh air di Indonesia merupakan bentuk degradasi tanah yang sangat dominan. Proses erosi itu sendiri sangat komplek karena menyangkut erosi alamiah dan erosi yang dipercepat sebagai akibat adanya intervensi manusia. Erosi menyebabkan pengurangan ketebalan tanah terutama lapisan atas tanah yang subur dan merupakan media untuk tumbuh dan berkembangnya perakaran, padahal proses pembentukan tanah memerlukan waktu yang sangat lama sehingga kerusakan sifat fisik tersebut sulit untuk diperbaiki. Dampak erosi adalah penurunan kesuburan tanah dan penurunan kapasitas tanah dalam menyerap dan menyimpan air. Dalam jangka panjang erosi menyebabkan penurunan produktifitas lahan dan mengurangi nilai ekonomi. Dengan demikian perlu upaya pengendalian erosi secara tepat dan efektif, diantaranya melalui pengendalian secara mekanik melalui pembuatan dam penahan (Dpn) dan Gully plug.

Untuk meningkatkan efektifitas dan mengurangi ketidakmampuan fungsi dam penahan (Dpn) dan Gully plug perlu memperhatikan faktor - faktor alamiah lahan dan penempatan secara benar. Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS (BPPTPDAS) memandang perlu untuk memberikan/mentransfer teknologi dalam pengendalian erosi jurang kepada instansi yang menyusun dam penahan (Dpn) dan dam pengendali (Gully plug) yakni BPDAS HL yang ada di Indonesia. Diharapkan dengan Alih Teknologi "Pengendalian Erosi Jurang" dapat mengurangi resiko kegagalan dalam menyusun dam penahan (Dpn) dan dam pengendali (Gully plug).

B. Tujuan, Sasaran Dan Luaran

Tujuan utama penyelenggaraan Alih Teknologi “Pengendalian Erosi Jurang” adalah

  1. Merefresh tentang berbagai macam jenis erosi dan bagaimana pengendaliannya
  2. Mengetahui konsep dan prinsip pengendalian erosi jurang
  3. Mengetahui teknik pengendalian erosi jurang secara holistik sesuai dengan tipe jurang

Sasaran utama peserta AT adalah UPT BPDAS dan HL, Teknisi Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS (BPPTPDAS).

Dengan demikian luaran dari kegiatan alih teknologi ini adalah:

  1. Pengguna/peserta mendapatkan pemahaman, pengetahuan, dan ketrampilan merancang pembangunan pengendalian erosi jurang (DPn,Gully Plug dan Head Structure).
  2. Terjalinnya jejaring kerjasama dengan instansi terkait bidang konservasi tanah dan air; dan
  3. Tersebarluasnya hasil litbang teknologi pengelolaan DAS

C. Silabus Alih Teknologi "Pengendalian Erosi Jurang"

Materi yang disampaikan pada Alih Teknologi "Pengendalian Erosi Jurang" adalah hasil litbang Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS yang dikemas dalam bentuk pemahaman dan peninjauan lapangan berupa :

  1. Hubungan jenis tanah, jenis jurang dengan bangunan pengendali erosi jurang
  2. Penghitungan debit air yang memasuki suatu bangunan DPn, Gully Plug dan Head structure
  3. Pendeteksian tipe dan jenis jurang di wilayah DAS
  4. Prinsip dan teknik pengendalian erosi jurang
  5. Penempatan tiap jenis bangunan pengendali erosi jurang
  6. Jenis dan bahan bangunan pengendali erosi jurang

Materi alih teknologi ini bisa diunduh disini.