Publikasi Penelitian

Pengelolaan Hutan Pinus Untuk Konservasi Sumberdaya Air


Abstrak (Indonesia):
Tanaman pinus merupakan salah satu tanaman yang memberikan kontribusu yang besar. Hasil hutan pinus merupakan pemasok devisa yang besar bagi Perum Perhutani setelah jati. Hutan pinus sebagai penyedia lapangan kerja sepanjang tahun dan meningkatkan hasil pendapatan bagi masyarakat di sekitarnya. Namun disisi lain hutan pinus dianggap telah menghilangkan sumber-sumber air. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian sistem pengelolaan hutan pinus yang memberikan keuntungan dari aspek sosial, ekonomi, dan tanpa merusak keseimbangan sumberdaya air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari komponen neraca air daerah aliran sungai (DAS) dan hutan pinus, sehingga diharapkan dapat tersusun suatu system pengelolaan hutan pinus yang lebih baik secara ekologis, sosial, dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan pinus mempunyai evapotranspirasi 1.353 - 1.795 mm/tahun lebih tinggi daripada hutan alam dan tanaman semusim. Oleh karena itu tanaman pinus disarankan ditanam pada daerah dengan curah hujan diatas 2.000 mm/tahun. Di sisi lain limpasan permukaan hutan pinus adalah 4% sehingga lebih tinggi dibandingkan dengan hutan alam, tetapi lebih keci daripada tanaman jagung, yaitu sebesar 10,59% dari curah hujan. Konservasi sumberdaya air yang dapat dilakukan pada hutan pinus adalah pemangkasan cabang/prunning dan pembuatan rorak. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kandungan air tanah.
Abstract (English) :
-
Media Publikasi :
Prosiding Workshop 2009
Penulis :
Sudarsono dan Purwanto
Ukuran Berkas :
139.2 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian