Publikasi Penelitian

Pemilihan Jenis Pohon Untuk Membangun Hutan Dalam Daerah Aliran Sungai


Abstrak (Indonesia):
Di Indonesia, terbentuknya lahan terdegradasi atau lahan kritis umumnya diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan pemanfaatan lahan yang tidak diimbangi dengan penerapan keindahan-keindahan konservasi berupa penanaman tanaman tahunan atau pepohonan seperti pola agroforestry, dan hutan lindung. Pada daerah dengan fungsi konservasi yang dominan. Dengan semakin bertambahnya luasan lahan yang terdegradasi ini, dapat mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini, yaitu dengan kegiatan penanaman kembali lahan-lahan tersebut. (membangun hutan). Jenis-jenis pohon yang akan digunakan untuk memulihkan kondisi lahan terdegradasi, secara umum harus memenuhi persyaratan : (1) termasuk jenis cepat tumbuh, (2). bertajuk lebat, (3). sistem perakaran melebar, kuat, dan dalam, (4). mudah bertunas, (5). mampu tumbuh di tempat terbuka dengan penyinaran penuh (jenis pioner, intoleran, beriap besar), (6) dapat bersimbiose dengan jasad renik, (7). biji atau bagian vegetatif untuk pembiakan mudah didapat. Daftar jenis-jenis pohon yang dapat digunakan dalam kegiatan pemulihan lahan terdegradasi atau lahan kritis dengan cara membangun hutan, disajikan pada tulisan ini.
Abstract (English) :
-
Media Publikasi :
Prosiding Workshop 2009
Penulis :
A. Syaffari Kosasih, Rina Bogidarmanti dan Nina Mindawati
Ukuran Berkas :
221.2 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian