Publikasi Penelitian

Kendala Biofisik Pengelolaan Lahan Gambut di Sumatera


Abstrak (Indonesia):
Pembangunan Hutan Tanaman Rakyat ditujukan untuk meningkatkan potensi dan kualitas hutan produksi dengan menerapkan silvikultur dalam rangka menjamin kelestarian sumber daya hutan. HTR memiliki dimensi operasional dan permasalahan yang sangat komplek multidimensional, baik dari sisi keterkaitan dengan beragamnya kondisi ekologis lahan, ekonomi, sosial budaya, infrastruktur, dan sarana pendukung lainnya. Kajian dan penilaian ulang secara lebih rinci terhadap status serta kondisi kawasan hutan produksi yang sudah ditetapkan atau dicadangkan untuk pembangunan HTR perlu dilakukan. Khususnya di Sumatera, yang sebagian besar lahannya didominasi formasi lahan rawa gambut, perlu dilakukan kajian yang cermat, hati-hati, dan bijak dalam penentuan suatu areal untuk pembangunan HTR. Banyak pengalaman dan pengembangan lahan rawa menunjukkan kegagalan karena tidak didasarkan atau bahkan menerjang pada sifat inheren dan karakteristik rawa yang merupakan tanah yang marjinal dengan beragam faktor pembatas permanen. Faktor tersebut meliputi faktor fisik: ketebalan gambut, subsidensi, kering tidak balik, adanya lapisan pirit; faktor kimia: kemasaman tanah, ketersediaan unsur hara rendah, adanya unsur yang bersifat toksik; dan faktor biologi: rentan terhadap hama penyakit.
Abstract (English) :
-
Media Publikasi :
Prosiding seminar hasil-hasil penelitian: “Peran IPTEK dalam mendukung pembangunan hutan tanaman rakyat”. Palembang, 2 Desember 2009
Penulis :
Agung Wahyu Nugroho, S. Hut., M.Sc.
Ukuran Berkas :
596.7 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian