Publikasi Penelitian

Model Pengendalian Run-Off dan Erosi dengan Metode Vegetatif (Studi Kasus Sub DAS Dungwot)


Abstrak (Indonesia):
Banjir dan sedimentasi di sub DAS Solo Hulu semakin meningkat. Penanggulangan banjir dan sedimentasi sudah banyak dilakukan dengan berbagai metode konservasi tanah dan air, baik mekanis maupun vegetatif, namun keefektifan metode yang diterapkan perlu ditelaah lagi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konservasi tanah dan air dengan metode vegetatif dalam pengendalian run off dan erosi. Metode yang digunakan adalah pengamatan petak atau plot kecil dengan perlakuan tanaman pokok dan tanaman penguat teras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian aliran permukaan dan erosi dengan metode vegetatif khususnya tanaman penguat teras sudah mulai efektif setelah tiga bulan tanam, sedangkan untuk tanaman keras masih membutuhkan waktu yang lebih lama. Pola B1 yaitu tanaman jati, mangga, pete dengan teras bangku dan penguat teras rumput menghasilkan aliran permukaan dan erosi yang paling kecil daripada pola-pola lainnya.
Abstract (English) :
-
Media Publikasi :
Prosiding Ekspose BPK Solo Tahun 2009
Penulis :
Irfan Budi Pramono, Dr., Drs., M.Sc., Nining Wahyuningrum, Ir., M.Sc.
Ukuran Berkas :
46.0 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian