Publikasi Penelitian

Pemanenan Kayu Hutan Rakyat Lestari


Abstrak (Indonesia):
Berkembangnya hutan rakyat sebagai pemasok indutri kayu mengakibatkan peingkatan intensitas penebangan kayu hutan rakyat. Peningkatan tersebut tentu akan berdampak terhadap kelestarian hutan rakyat sehingga memerlukan perhatian yang serius. Pemanenan kayu hutan rakyat harus dilakukan pengaturan agar hutan rakyat tetap lestari dengan tetap memberikan hasil yang kontinyu bagi pemiliknya. Tulisan ini mencoba menguraikan pemanenan kayu hutan rakyat yang biasa dilakukan petani dan upaya-upaya yang diperlukan agar hutan rakyat tetap lestari. Pemanenan kayu yang dilakukan petani biasanya menyesuaikan dengan kebutuhan (tebang butuh). Adapun pohon yang dijual dipilih yang sudah besar atau minimal sudah laku dijual. Penjualanynya dilakukan di lokasi atau sering dikenal dengan istilah "penjualan setempat". Pada kondisi normal, model tebang butuh dengan penjualan setempat sebenarnya sangat praktis dan menjadi pilihan petani karena semua pekerjaan dan biaya ditanggung oleh pembeli/pedagang/penebas. Agar pemanenan kayu HR yang dilakukan petani tetap memperhatikan kelestarian, diperlukan dukungan dari seluruh pihak yang terkait. Adapun upaya untuk mendukung hal tersebut dapat berupa pembenahan kebijakan, pengembangan tanaman bawah, fasilitasi keuangan melalui LKM, penyusunan data base HR, upaya kemitraan, sertifikasi dan sebagainya. Dengan demikian, petani dapat memperoleh hasil HR semaksimal mungkin dan HR yang dikelolanya tetap lestari.
Abstract (English) :
-
Media Publikasi :
Prosiding Diskusi Ilmiah (DI)Teknisi Litkayasa
Penulis :
Siswo, Bambang Dwi Atmoko, Dody Yuliantoro
Ukuran Berkas :
102.9 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian