Publikasi Penelitian

Pemanfaatan Mulsa Alang-alang Untuk Budidaya Tanaman dan Pengendalian Erosi


Abstrak (Indonesia):
Upaya pembukaan lahan yang tidak dilakukan pengelolaan secara berkelanjutan mengakibatkan lahan-lahan tersebut berubah menjadi padang alang-alang dan semak belukar. Dengan semakin bertambahnya padang alang-alang dan semak belukar berarti luas dari lahan kritis juga semakin bertambah karena alang-alang merupakan salah satu tanaman yang menjadi indikator bahwa lahan ditempat tersebut telah mengalami degradsi unsur hara. Selanjutnya perlu dipikirkan pemanfaatan dari alang-alang (Imperata sp) tersebut dalam upaya rehabilitasi lahan-lahan olahan. Salah satu pendekatan di dalam upaya rehabilitasi lahan dan budidaya tanaman adalah penerapan metode vegetatif yang dapat dilaksanakan dengan menggunakan mulsa. Mulsa adalah seresah atau sisa-sisa tanaman yang digunakan untuk menutupi permukaan tanah agar terlindung dari daya timpa butir-butir hujan dan daya kikis aliran air permukaan. Manfaat pemberian mulsa adalah: 1). Menjaga suhu dan kelembaban tanah, 2). Meningkatkan daya infiltrasi tanah, 3). Memperbaiki tata udara tanah dan meningkatkan aktivitas jasad renik, 4). Mulsa yang lapuk akan memperkaya bahan organik dalam tanah. Penggunaan mulsa alang-alang sebagai bahan pengendali erosi mengingat ketersediaannya yang relatif melimpah, biaya yang murah dan teknologi yang sederhana sehingga memberikan peluang besar keterlaksanaannya di lapangan oleh siapapun yang berminat.
Abstract (English) :
-
Media Publikasi :
Prosiding DI Teknisi Litkayasa
Penulis :
Edi Sulasmiko
Ukuran Berkas :
68.0 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian