Publikasi Penelitian

Analisis Kerentanan Sosial Ekonomi Kelembagaan Untuk Mitigasi Kerusakan Ekosistem Danau Batur Bali


Abstrak (Indonesia):
Permasalahan lingkungan danau di Indonesia adalah pendangkalan danau, pencemaran air, kerusakan habitat flora dan biota serta pemanfaatan yang berlebihan. Permasalahan-permasalahan tersebut dipicu oleh kurang harmonisnya hubungan timbal balik antara danau dengan lingkungan daerah tangkap airnya atau daerah aliran sungai. Persoalan sosial, ekonomi dan kelembagaan menjadi salah satu penyebab dan pemahaman atas kerentanan sosial ekonomi kelembagaan dapat menjadi solusi atas masalah tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kerentanan sosial, ekonomi dan kelembagaan masyarakat untuk mitigasi kerusakan ekosistem Danau Batur Bali. Analisis kerentanan menggunakan sidik cepat degradasi daerah aliran sungai aspek sosial ekonomi kelembagaan. Data yang dipergunakan merupakan data primer dan data sekunder pada DAS Bungbung dimana Danau Batur berada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sidik Cepat Degradasi Daerah Aliran Sungai dapat dipergunakan untuk memitigasi kerentanan sosial ekonomi kelembagaan pada daerah aliran sungai yang masuk ke Danau Batur. Hasil analisis terhadap DAS Bungbung yang aliran airnya masuk ke Danau Batur menunjukkan bahwa secara sosial tergolong sedikit rentan, secara ekonomi agak rentan dan secara kelembagaan tergolong rentan. Secara keseluruhan DAS Bungbung tergolong agak rentan. Penyelesaian masalah kerusakan ekosistem Danau Batur secara sosial ekonomi kelembagaan dilakukan terutama pada aspek yang memiliki kerentanan: kelembagaan, ekonomi kemudian sosial.
Abstract (English) :
The environmental lake problems in Indonesia are silting of the lake, water pollution, habitat destruction and biota flora and excessive utilization. The problems are triggered by a lack of harmony of the interrelationships between the environment of the lake with catchment area or watershed. Problem social, economic and institutional become one of the causes and understanding of the socio-economic vulnerability may be a solution to solve that problems. The study aims to determine the vulnerability of social, economic and community institutions for mitigating damage to the ecosystem to Lake Batur Bali. Vulnerability analysis use a “Sidik Cepat Degradasi Daerah Aliran Sungai ” socio-economic aspects of the institution. The data used are the primary data and secondary data on the DAS Bungbung where Lake Batur is located. The results show that the “ Sidik Cepat Degradasi Daerah Aliran Sungai “can be used to mitigate the vulnerability of socio-economic institutions in the watershed that goes to Lake Batur. The analysis of DAS Bungbung which water flow into Lake Batur indicates that relatively less vulnerable socially, somewhat vulnerable economically and vulnerable institutionally. Overall Bungbung considered somewhat vulnerable watersheds. The settlement of the damage ecosystem issue of Lake Batur as socioeconomic institutional performed mainly on aspects that have vulnerabilities: institutional, economic and social.
Media Publikasi :
Prosiding Seminar Nasional Limnologi VI Tahun 2012
Penulis :
C. Yudilastiantoro, Ir., MP., S. Andy Cahyono, Dr., SP., M.Si.
Ukuran Berkas :
596.6 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian