Publikasi Penelitian

Analisis Tingkat Partisipasi Agroforestri Konservasi Tanah: Studi Kasus di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah


Abstrak (Indonesia):
“Agroforestri konservasi tanah” yang dibangun oleh BPTKPDAS sejak tahun 2011 sampai 2013 untuk mendukung ketahanan tanah terhadap bahaya erosi dan longsor, dalam rangka merehabilitasi lahan terdegradasi. Ruang lingkup penelitian ini meliputi masyarakat yang memiliki lahan terdegradasi di sekitar kawasan hutan dan telah menerapkan pola “agroforestri konservasi tanah”. Penelitian dilaksanakan di Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati, masuk wilayah hulu Sub DAS Gandu Suwaduk, DAS Segrek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pola agroforestri konservasi tanah. Penelitian ini merupakan studi kasus yang memberi akses dan peluang dilakukan penelaahan mendalam, intensif dan menyeluruh (Bungin, 2006). Wawancara mendalam dilakukan kepada informan tentang fakta suatu peristiwa disamping opininya. Pemilihan informan kunci dilakukan dengan sengaja (purposive sampling). Informan kunci (responden) berjumlah 30 orang, bersifat tetap sejak tahun 2011 sampai 2013. Pengumpulan data menggunakan teknik survey dan observasi lapang. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Faktor internal: umur, lama tinggal di desa, jenis pekerjaan, pendapatan, tingkat pendidikan maupun tingkat pengetahuannya; tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat partisipasi. (2) Variabel eksternal: (a).Keaktifan dalam kegiatan usahatani berbasis konservasi tanah memberikan pengaruh terhadap aspek pelaksanaan dalam partisipasi. (b).Kehadiran dalam pertemuan kelompok tani memberikan pengaruh terhadap aspek monitoring dan evaluasi dalam partisipasi. (3) Peran aktor institusi pemerintah maupun tokoh masyarakat dalam mendorong partisipasi, dinilai oleh masyarakat berkategori bagus. (4) Pengaruh aktor eksternal institusional terhadap faktor eksternal responden dalam berpartisipasi adalah semua aktor institusioanl berpengaruh, kecuali peran tokoh masyarakat tidak mempengaruhi kahadiran dalam pertemuan kelompok. (5) Tingkat partisipasi masyarakat pada program “agroforestri konservasi tanah” telah mengalami peningkatan, pada tahun 2011 tingkat partisipasi rendah – sedang. pada tahun 2013 telah menjadi tinggi. (6) Bentuk sumbangan masyarakat yang dominan dalam berpartisipasi membangun agroforestri konservasi tanah adalah tenaga dan material yang berupa bibit tanaman dan pupuk kandang.
Abstract (English) :
-
Media Publikasi :
Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan DAS Terpadu untuk Masyarakat Sejahtera
Penulis :
C. Yudilastiantoro, Ir., MP.
Ukuran Berkas :
717.7 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian