Publikasi Penelitian

TINGKAT KERENTANAN SOSIAL DAN KELEMBAGAAN MASYARAKAT DI SUMATERA BARAT TERHADAP DAMPAK BANJIR BANDANG (Studi Kasus di Kota Padang dan Kabupaten Lima Puluh Kota)


Abstrak (Indonesia):
Propinsi Sumatera Barat memiliki kerentanan fisik tinggi terhadap banjir bandang, sehingga diperlukan perencanaan mitigasi banjir bandang agar dapat mengurangi dampak negatif banjir bandang terhadap masyarakat. Tulisan ini bertujuan menyajikan informasi tingkat kerentanan sosial dan kelembagaan masyarakat terhadap dampak negatif banjir bandang. Studi kasus dilakukan di Kota Padang dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian dilakukan dengan tahapan : 1) Studi pustaka mengenai kejadian banjir di Sumatera Barat, kebijakan mitigasi banjir, serta data sekunder sosial ekonomi masyarakat; 2) Wawancara terstruktur dengan masyarakat mengenai upaya mitigasi banjir bandang; 3) Diskusi parapihak mengenai kelembagaan mitigasi; 4) Identifikasi persepsi parapihak terhadap bobot beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya kerugian akibat banjir bandang dengan metode simple ranking. 5) Melakukan skoring indikator kerentanan sosial dan kelembagaan masyarakat; 6) Menaksir tingkat kerentanan; 7) Formulasi strategi adaptasi terhadap banjir bandang secara kualitatif. Hasil penaksiran pada kriteria kelembagaan menunjukkan bahwa Kota Padang dan Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki tingkat kerentanan sangat tinggi terhadap dampak banjir bandang. Sedangkan hasil penaksiran nilai kerentanan terhadap dampak banjir bandang pada kriteria sosial di Kota Padang menunjukkan tingkat kerentanan sedang, dan Kabupaten Lima Puluh Kota menunjukkan tingkat kerentanan tinggi. Strategi pengurangan dampak kerugian banjir bandang sebagai berikut: 1) pengaktifan instansi terkait; 2) penyuluhan perlindungan sumber air, hulu dan sempadan sungai; 3) pelatihan dan simulasi penanganan banjir bandang; 4) penegakan hukum dalam perlindungan hulu dan sempadan sungai; 5) mencari alternatif pendapatan di luar bidang pertanian; 6) identifikasi metode tradisional deteksi dan sistem peringatan dini banjir bandang; serta 7) penetapan aturan adat untuk melindungi sumber air. Kata kunci: mitigasi, banjir bandang, parameter sosial, parameter kelembagaan
Abstract (English) :
Media Publikasi :
Seminar Nasional Peran Pengelolaan DAS untuk Mendukung Ketahanan Air 2016
Penulis :
Faiqotul Falah, S.Hut., M.Si., Endang Savitri, Dr., Ir., M.Sc
Ukuran Berkas :
755.4 KB

Sebelum mengunduh file, silahkan mengisi formulir dibawah ini terlebih dahulu untuk keperluan dokumentasi. File tidak bisa diunduh dengan menggunakan Akselerator (IDM, FDM, DAP, dll). File hanya bisa diunduh dengan pengunduh bawaan dari browser. Apabila tidak bisa mengunduh silahkan email ke bpt.kpdas@gmail.com .









« kembali

Arsip Penelitian